Jembatan Gentala Arasy Kota Jambi


Kalau saya ingat-ingat lagi ternyata selama ini saya belum pernah melakukan perjalanan sampai ke Kota Jambi. Apalagi mengunjungi beragam destinasi wisata yang ada di Provinsi Jambi. Satu-Satunya wisata jambi yang pernah saya kunjungi sebelum menuliskan artikel Jembatan Gentala Arasyi Jambi ini adalah Air Terjun Bukit Tiga Puluh yang letaknya di wilayah perbatasan Riau dan Jambi.

Dan Alhamdulillah pada desember 2019 saya memiliki kesempatan melakukan perjalanan singkat menuju kota jambi dan bertahan di sana selama beberapa hari. Pada kesempatan tersebut juga saya mengunjungi Jembatan Gentala Arasy yang katanya adalah salah satu area yang harus dikunjungi ketika berada di Jambi. Selain itu juga saya mengunjungi Jambi Paradise.

Gentala Arasyi Jambi


Gentala Arasyi merupakan salah satu icon kota Jambi yang cukup unik. Menurut perkataan teman-teman yang berada di Jambi, tempat ini cukup terkenal dan menarik untuk di kunjungi.  Karena penasaran, maka saya akhirnya berangkat berkunjung ke area ini.

Gentala Arasy mulai di bangun sejak tahun 2012 dan selesai pada tahun 2014. Kemudian baru di resmikan oleh wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla pada tahun 2015. 

Gentala Arasy sendiri memiliki beberapa arti. Ada yang mengatakan bahwa Gentala Arasy adalah singkatan dari Gena Tanah Abdurrahman Sayuti. Dimana Abdurrahman Sayuti dikenal sebagai seorang sosok yang pernah menjabat sebagai Gubernur  Provinsi Jambi pada tahun 1989-1999.

Beberapa artikel juga mengatakan bahwa gentala Arasi berarti Suara yang memancar ke langit. Loh Gimana maksudnya ?. . .

Jadi gini, Sebenarnya menara gentala arasyi ini terhubung dengan mesjid agung Al-Falah. Masjid Agung Al-Falah sendiri adalah mesjid agung nya kota Jambi.

Menara Gentala Arasy juga di fungsikan sebagai pengeras suara adzan yang terhubung dengan mesjid Agung Al-Falah Jambi.

Maksud suara yang memancar ke langit ini adalah suara adzan itu sendiri. Karena di relay ke menara gentala maka jangkauan suaranya dapat lebih luas.

Jadi ketika Adzan sedang dikumandangkan di mesjid Agung Al-Falah maka suara adznnya akan di relay oleh menara gentala arasi (Travel.Detik.com).

Ada juga yang menyebutkan bahwa Gentala Arasy memiliki unsur filosofis. Yaitu sebuah menara untuk mengingat “Tempat Tertinggi (Arasy)”. Pada ke-empat sisi puncak menara gentala arasy ini terdapat Jam yang memiliki fungsi sebagai penunjuk waktu sholat untuk kaum muslim.

Melihat corak dan bentuk dari Menara Gentala Arasy ini, pengunjung dengan mudah akan tahu bahwa Menara ini kental dengan nuansa ke-islaman. Terutama di Jambi Kota Seberang yang pada sejarahnya merupakan pusat pendidikan islam Provinsi Jambi.


Dari yang saya lihat, Jembatan Gentala Arasyi memiliki bentuk yang meliuk seperti huruf S. Di tengah-Tengah  Jembatan terdapat menara yang menjulang tinggi. Di ujung jembatan juga terdapat sebuah bangunan setinggi 80 KM yang kemudian dikenal dengan nama menara Gentala Arasy. 

Setelah saya membaca artikel-artikel mengenai Gentala Arasy, ternyata pada bangunan yang di sebut menara Gentala Arasy ini terdapat sebuah museum. Dimana museum ini adalah museum yang mempertontonkan barang-barang serta sejarah masa lampau. Selain Museum, di Menara ini juga ada bioskop mininya.

Sayang sekali Saya tidak sempat masuk ke dalam museum tersebut. Karena saya mengunjungi gentala arasy saat malam hari. Faktanya saat itu saya juga belum tahu kalau tempat tersebut terdapat sebuah museum dan bioskop mini.

Mungkin di lain kesempatan saya akan mencoba melihat-lihat isi museum dan melihat-lihat bioskop mini yang ada di Menara Gentala Arasy tersebut. 

Oh Iya,  jembatan ini hanya dilalui oleh pejalan kaki dan sepertinya tidak untuk dilewati oleh kendaraan.

Pada malam hari Jembatan gentala Arasy akan kelihatan lebih Indah. Karena Cahaya Warna-Warni bersinar bergantian menerangi  menara-menara yang berada di tengah jembatan.

Di tepian sungai bagian kiri dan kanan bawah jembatan  terdapat banyak area untuk bersantai-santai bersama keluarga, teman, kekasih dan lain-lain. Tidak perlu bingung untuk masalah cemilan karena Banyak juga jajanan pinggiran yang bisa kita nikmati sembari duduk bersantai ria menikmati keadaan di tepi sungai tersebut.

Suasana di Jembatan Gentala Arasy ini cukup ramai di datangi oleh pengunjung. Saya berangkat ke area Jembatan Gentala Arasy bersama ibu, abang, kakak ipar, kakak sepupu dan adik saya.

Kami hanya melakukan aktivitas kunjungan biasa. Mulai dari bersantai di tepian sungai batanghari , melintasi jembatan hingga ke Jambi Kota Seberang, mengabadikan beberapa momen terbaik, lalu pulang. 

Kalau teman-teman hendak berlibur atau sedang berada  di kota jambi jangan lupa main-main ke Gentala Arasyi di malam hari.

Jika teman-teman datang di siang hari jangan lupa main ke museum yang ada di bagian bawah menara Gentala Arasy ini dan ceritakan ke saya bagaimana kesannya.

11 Responses to "Jembatan Gentala Arasy Kota Jambi"

  1. Wah, next moga bisa mampir ke sini. Rencananya mudik lebaran nanti mau bawa monil sendiri dari pekanbaru ke palembang. Maksih infonya ya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Ke Palembang Jangan lupa mampir di Gentala Arasy mbak, Hehe

      Delete
  2. Belum pernah ke Jambi, waktu masih ngantor taunya buka lahan aja di sana. Sayang bgt gak sempet masuk museum di dalamnya ya...penasaran isinya bgmn hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Main Main Ke Jambi Mbak, Hehe , ,Penasaran banget sama museumnye . .

      Delete
  3. Aku juga belum pernah ke Jambi kak. Jadinya tertarik ke sana juga. Terimakasih infonya kak hehe

    ReplyDelete
  4. Waaahhh adek ku Saha udah smp Jambi, kk pernah dulu nyampai sebentar tahun 2000.. ahahaha Jambi belum secakep sekarang, Jambi now Keren euy

    ReplyDelete
  5. Kenapa ya suasana jembatan yang dihiasi lampu dimalam hari itu selalu indah :') jadi pen kesana kan ini ...

    ReplyDelete
  6. Ternyata di Jambi ada jembatan bagus yaah? Sampai hari ininaku belum pernah ke sana hehe, insyaa Allah bisa kapan2 mampir :)

    ReplyDelete
  7. Suka liat jembatan yang berhias lampu di malam hari. Tapi sayang belum pernah ke Jambi huhu. Semoga segera bisa kesana deh aku. amin

    ReplyDelete
  8. Kalau mau ke museumnya cma buka pas siang hari ya? Pdahal kan jrmbatannya cakepnya pas malam. Ga bisa sepaket deh

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel